Kisah Nabi Adam2
Flash back sebentar saat penciptaan Adam.
Tidak diceritakan berapa jarak waktu antara diskusi Allah dengan para malaikat serta realisasi penciptaan Adam.
Ketika Adam sudah diciptakan dari tanah, seluruh yang hadir saat itu diperintahkan untuk bersujud hormat kepada Adam.
Semuanya sujud menghormat, kecuali Iblis, yang bersikap sombong, dan mengabaikan perintah Allah.
“Wahai Iblis, apa yang mencegahmu untuk menghormat kepada manusia yang Kuciptakan dengan kekuasaanKU?” Tanya Allah.
“Engkau ciptakan aku dari api, dan Engkau ciptakan dia dari tanah” dalam ayat lain disebutkan “Aku lebih baik dari dia. Engkau jadikan aku dari api sedangkan Engkau jadikan dia dari tanah” jawab Iblis.
Karena kesombongannya, Iblis diperintahkan keluar dari sorga. Iblis menyanggupinya dengan syarat minta bisa hidup hingga hari dihancurkannya alam semesta. Dan Tuhan mengijinkannya.
“Wahai Tuhan, dengan keagunganMu, aku akan merekayasa / menghalangi jalanMu yang lurus” Demikian sumpahnya. Sambil menahan kemarahan, Iblis ngeloyor pergi karena diusir.
Sedangkan Adam mendapatkan kenikmatan tinggal di surga dan peringatan bila melanggar larangan.
“Wahai Adam, tinggallah engkau dan istrimu di surga ini. Makanlah dari semua yang ada sesukamu, tetapi janganlah kamu berdua mendekati ponon ini. Bila kalian melanggarnya, maka engkau bedua adalah orang yang dholim / aniaya (tidak berterima kasih pada Tuhan dengan cara semestinya)”
Sementara itu entah sudah berapa tahun, berapa puluh tahun, atau berapa ratus tahun, Iblis tiada henti menggoda pasangan Adam dan Hawwa agar melanggar pantangan dari Tuhan. Agar mendekati pohon larangan dan berakhir dengan makan buahnya.
Dengan berjalannya waktu, Iblis makin lihai mencari kelemahan Adam yang cerdas dan beriman. Melalui istrinya adalah jalan yang tepat.
Sebagaiman Iblis bersumpah dengan keagungan Tuhan untuk merekayasa jalan kebenaran dengan dosa, kali ini Iblis bersumpah pula bahwa dia bermaksud baik.
“Aku sudah lebih lama disini dan aku tahu pohon dan buah apa ini. Ini adalah buah Khuldi, buah Keabadian” katanya meyakinkan.”Demi Tuhan, Tuhan melarangmu untuk makan buah Khuldi ini supaya kalian tidak berubah menjadi dua malaikat malaikat yang sangat taat, atau menjadi orang yang bisa tinggal disini selamanya”
Iblis benar-benar lihai. Kepada Adam yang beriman dan sangat taat, dia menawarkan agar bisa menjadi malaikat yang jauh lebih taat. Sedangkan kepada Hawwa, dia menggoda dengan keabadian di sorga. Anda tahu endingnya khan? Mereka harus keluar dari sorga karena termakan godaan Iblis.
Kisah Nabi Adam yang lebih lengkap bisa dibaca dalam Al-Qur’an.
Kesimpulan:
- Adam diciptakan dari tanah, tidak ada ayah dan ibu.
- Atas ijin Allah, Iblis berumur sangat panjang dan telah menyatakan perang terbuka kepada anak turun Adam. Akan menghalangi jalan yang benar, dan akan menghiasi jalan sesat dengan berbagai hiasan indah, agar manusia memasukinya. Yang akan selamat dari rekayasa Iblis adalah orang yang Ikhlas.
Cerita Nabi Adam ini hanya sebagian, dan akan dilengkapi dengan kisah yang lain.